19 July 2017

Bucket list checked : Go to Maldives!

Who doesn't know Maldives?
Yep sebuah negara kepulauan yang terletak dekat Sri Lanka ini terkenal banget sama lautnya, dan ini terbukti selama kurang lebih 5 hari gw disana. Dengan ibu kota bernama Male, negara ini selain terkenal karena lautnya, juga punya banyak banget resort-resort mewah yang ada di private island, dan jangan ditanya per malemnya bisa mencapai belasan juta bahkan lebih tergantung grade dr resort itu sendiri.

Well, karena gw ikut program low budget, nginep di resort-resort itu harus disimpen untuk the next bucket list kalo gw udah kerja kali ya? Hahaha
Nah letak cottage gw ini ada di satu pulau terpisah dr ibukota Maldives, nama pulaunya Maafushi dan nama penginapannya Alaka yang dikelola sama Maldivian sejati sebanyak 4 orang kalo gw gasalah inget, dan smuanya laki-laki. Alaka punya konsep yang homey banget, jd the minute you arrived, lo bakal ngerasain yang namanya disambut sama mereka, dan perlu diketahui buah buahan yang disediain seger banget, dan rasanya jauh beda sama yg ada di Jakarta.

Kegiatan selama gw disana mostly pindah-pindah pulau, karena kita ada snorkelling, ngeliat lumba-lumba, turtles, dan ke picnic island segala. Oiya, kita dikasih kesempatan juga buat one day visit ke resort yang bisa kita pilih.
Sand Bank, Maldives

Centara Ras Fushi Resort

Restaurant for the Lunch at Centara Ras Fushi Resort 

Private Beach at Centara Rash Fushi

Picnic Island, Maldives

I am back

Been away for almost 7 months, not writing any post at all. So sorry for my inconsistency wkwk... but seriously I lost all my mood to write these months. Mungkin mood its berpindah ke bullet journal yg baru-baru ini gw kerjain di Jogja. But hey tahun ini tahun yang paling banyak ngasih pengalaman dan kejutan. Dimulai dari ke Maldives, dapet dosbing untuk kompre,  kerja praktek di tanah Sumatera, Dean got accepted at Lille, so that leads me to accompany him to prepare all of college's stuffs, and many more. So you got me back, blog! I am back.


31 December 2016

Closuré for 2k16

Well, 2016 itu tahun yang........, berwarna.
Walau warnanya kebanyakan gelap, tp gelap bukan berarti buruk, rite?
Rasa kecewa, sakit, sedih, ekspektasi yang ga sesuai sama realita, praktikum ada 5, penat sama laporan, responsi, pulang lewat tengah malem, manjat portal gang, tapi gabisa dipungkiri juga kalo tahun ini gue setingkat lebih dewasa, dan lo harus menerima apa yang ada, bukan apa yg seharusnya ada. 

Di tahun ini juga, after those shitty and messy days, gue merasa in the end everything will be fine. Dan itu bukan quotes semata. Toh sekarang gue bisa duduk, dan nulis post ini alive, ga berkekurangan apapun (except holidays). I could laugh happily till my cheek hurt, and my tears down through my eyes. Gue masih dikelilingi oleh orang orang yang care, sayang, and truly accept me for who I am. I do lost some people. But may be they were a lesson for me. 

So, in the end, I would like to say thankyou 2k16 for the unforgettable experience. You taught me a lot this year.

Get ready for those new pages, welcome 2k17!